Mazmur 139:13-14
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Apakah kita merasa puas dengan kondisi fisik kita?
Apakah kita dapat menerima keadaan tubuh kita?
Jawabannya mungkin iya dan mungkin juga tidak.
Apakah kita puas atau tidak dengan diri kita, namun ada dan terbentuknya kita merupakan sebuah kejadian yang luar biasa dan dahsyat. Kita dibentuk dalam kandungan ibu kita. Hal inilah yang diungkapkan Daud, dan mestinya ungkapan kita juga.
Apakah ibu kita masih ada atau sudah dipanggil Tuhan, kita seharusnya berterima kasih kepadanya. Karena oleh ibu kitalah… kita ada. Berikanlah penghormatan dan penghargaan kepada ibu tercinta.
Dan yang sangat amat luar biasa adalah kelahiran kita kembali di dalam Kristus. Oleh kelahiran ini… lahir baru, maka kita diselamatkan. Kita berstatus menjadi anak-anak Allah.
Sebab itu, mari kita bersyukur dan memuji-muji Tuhan Allah Yang Maha Besar. Oleh kuasa dan kasih-Nya kita menjadi ada sebagaimana kita ada.
Meski kita merasa ada banyak keterbatasan dan kekurangan kita, tapi ingatlah bahwa kita diciptakan Allah secara ajaib. Bersyukurlah dan terimalah diri kita sebagaimana kita ada sebagai karya ciptaan Allah.
Terpujilah Tuhan kekal selamanya.
Selamat beraktivitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator




