Yohanes 3:13
Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Data atau Informasi tentang sebuah lokasi / tempat sangat layak untuk dipercaya apabila informasi itu berasal dari orang yang pernah pergi ke tempat tersebut. Atau dari orang yang memang berasal dari tempat itu. Sangat masuk akal.
Informasi tentang Surga menjadi jelas bila informasi tersebut disampaikan oleh SIAPA yang pernah ke sana. Yang pernah ke Surga adalah Yesus. Tuhan Yesus bukan hanya pernah ke Surga, tetapi memang dari sanalah Dia datang. Dia turun dari Surga. Tuhan Yesus pemiliknya. Dia yang menciptakannya.
Yohanes 6:38, 51
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Selain Yesus, orang-orang hanyalah bisa bercerita saja tentang Surga, terlepas dari benar atau tidak. Penjelasan Yesus saja yang tepat dan benar tentang Surga, sebab Dialah Penguasa di Surga. Dia juga yang menyiapkan Surga untuk kita tempati kelak.
Tuhan Yesus, berwewenang dan berhak menetapkan siapa yang bisa masuk ke Surga. Hal ini diungkapkan bukanlah dimaksudkan agar kita terus banyak bicara soal Surga, sebab ada banyak juga orang mengatakan, “Jangan terlalu banyak bicara soal Surga… bicara sajalah soal apa yang nyata dan real di dunia ini!”
Sesungguhnya tidak apa-apa kita banyak bicara soal Surga, karena memamg ke SANAlah tujuan akhir kita. Surga DESTINASI AKHIR kita. Dunia ini akan kita tinggalkan juga pada akhirnya. Seperti orang mau piknik ke satu tempat, dia akan mencari informasi sebanyak mungkin tentang tempat itu. Dia akan lihat di websitenya. Googling. Dia akan senang bila ada orang yang memberi penjelasan yang tepat dan benar tentang tempat piknik tersebut.
Bicara soal Surga membuat kita semangat hidup di tengah-tengah banyaknya tantangan dan pergumulan hidup. Akan membuat kita mampu bertahan dalam setiap pergumulan hidup; kuat terhadap adanya rasa sakit di tubuh dan adanya penderitaan lain dalam berbagai bentuk.
Bicara soal Surga membuat kita tidak takut dan tetap teguh berpengharapan, sebab itulah JANJI YESUS untuk dipegang erat. Dan yang paling penting adalah bahwa ketika kita berbicara soal Surga, hal itu akan membuat kita semakin kagum, hormat dan menyembah Yesus. Hati, pikiran dan jiwa kita terangkat dan tertawan kepada-Nya. Akan membuat kita bersukacita dan menolong agar semangat hidup. Semakin produktif berkarya karena kita akan berprinsip semua untuk dan bagi Yesus yang telah naik ke Surga dan akan datang lagi menjemput kita.
Biarlah kita berkata dengan yakin, “Hidupku dan matiku untuk Yesus. Bagi Dialah yang akan datang kembali kupersembahkan yang terbaik apa yang dapat kulakukan.”
Selamat merayakan kenaikan Tuhan Yesus ke Surga.
Tuhan menyertai dan memberkati senantiasa. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using Llama 4 on Meta AI




