Filipi 4:5
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
Dalam teks ayat di atas rasul Paulus mengatakan agar kebaikan hati kita diketahui semua orang.
Apakah hal itu maksudnya sebagai popularitas agar kita dipuji-puji dan menjadi buah bibir orang?
Apa yang kita artikan sebagai kebaikan kita diketahui? Apakah maksudnya agar orang tahu bahwa kita yang melakukan? Jika iya, maka yang penting adalah orangnya… siapa dia.
Apabila maksud dari diketahui adalah dirasakan atau dinikmati, maka tekanan utamanya adalah isinya… apa yang dilakukannya, bukan orangnya.
Oleh sebab itu, ketika kita sudah, sedang atau akan berbuat apa yang baik, apa yang ada dalam hati dan pikiran kita? Apakah agar orang tahu bahwa kitalah yang berbuat, ataukah agar orang merasakannya?
Tidaklah dimaksudkan agar kita berpikir rumit sehingga menjadi ragu berbuat baik. Yang penting adalah teruslah berbuat apa yang baik. Orang tahu atau tidak tahu siapa kita yang berbuat baik tidaklah masalah. Mengalir sajalah apa yang baik dari diri kita. Yang penting Tuhan tahu dan Dia setuju dan memberkati apa yang kita perbuat.
Ingatlah juga satu pesan penting dari rasul Paulus yang berkata, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10).
Kita diselamatkan bukan karena kita berbuat baik melainkan oleh anugerah Allah dalam Kristus Yesus, akan tetapi kita disuruh melakukan kebaikan sebagai buah keselamatan yang telah kita terima.
Mari kita memasuki seluruh aktivitas hidup kita dengan kerinduan dan komitmen bahwa kehadiran kita menjadi berkat bagi orang-orang sekitar kita melalui karya dan pekerjaan baik serta pengabdian.
SEMOGA!
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita untuk melakukan kebajikan. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




