Dress Code

Viewed : 391 views

1 Petrus 3:12
Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”

Dalam acara tertentu, sering kita lihat para hadirin memakai pakaian yang telah ditetapkan. Dalam undangan tertulis dress code, misalnya disuruh memakai batik.

Bila kita yang diundang, maka kita akan berusaha memenuhinya. Enggan datang jika tidak memakai apa yang diminta. Terasa aneh dan tidak menghormati yang mengundang jika pakaian tidak sesuai. Akan jadi perhatian orang dan kita akan merasa risih beda sendiri.

Bayangkan juga bagaimana kalau di dalam acara atau pesta itu tiba-tiba ada orang mengganti pakaian sesukanya? Padahal acara belum selesai. Menggantinya di depan banyak orang pula. Orang tersebut akan menjadi sorotan banyak orang.

Kita dibenarkan oleh Allah. Kita diundang masuk dalam Kerajaan-Nya. Karena itu Allah kehendaki agar kita memakai dress code yang Dia inginkan. Dress codenya adalah hidup dalam kebenaran. Jaga, pelihara, dan rawatlah dress code kita!

Rasul Petrus menggambarkan: Allah memiliki panca indera mata dan telinga. Panca indera Allah ditujukan kepada kita yang telah dibenarkan-Nya… apakah kita memakai dress code yang sesuai atau kita tanggalkan dan menggantinya dengan pakaian yang bukan kehendak-Nya?.

Tuhan tidak berkenan kepada orang yang meninggalkan kebenaran yang telah dia terima. Dikatakan: “Allah menentang orang-orang yang berbuat jahat.”

Mungkin saja dress code kita sudah mulai kusam dan kotor. Mari kita cermati agar warnanya cemerlang kembali. Dress code kita yang kotor… diri kita yang ternoda oleh dosa disucikan oleh darah-Nya. Yang penting adalah: bagi kita yang telah dibenarkan Tuhan, mari tetap hidup dalam kebenaran. Mari berjuang dalam arena kebenaran Tuhan. Mari tetap memakai dress code yang telah Tuhan berikan dan tetapkan. Biarlah pakaian itu tetap dirawat dan semakin indah menjelang HARI PESTA ANAK DOMBA yang sesunggunya yang akan kita masuki.

Wahyu 19:9
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

Sungguh kita amat rindu akan hari itu. Doa kita, “Datanglah Engkau segera Tuhan Yesus. Aku menantikan-Mu. Amin”

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menolong kita untuk tetap setia memakai dress code yang ditetapkan-Nya. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments