2 Petrus 1:17-18
Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.
Petrus menuliskan apa yang dialaminya dan dilihatnya langsung ketika Tuhan Yesus dimuliakan di atas gunung.
Petrus adalah saksi hidup dalam peristiwa itu. Dia takjub dan kagum dengan pengalaman tersebut sehingga dia ungkapkan dalam tulisannya. Kita tidak ragu akan kejadian tersebut sebab ada saksi.
Sebagaimana Kristus dimuliakan, Petrus juga akan dimuliakan ketika nanti Kristus datang. Kita yang telah percaya kepada-Nya bersyukur bahwa kitapun akan mengalami hal yang sama.
Kiranya apa yang dialami dan dituliskan Petrus menolong kita untuk terus semangat hidup, semangat bekerja, semangat melayani, dan semangat melakukan apa yang baik dan benar sesuai perintah-Nya.
Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati dalam seluruh waktu penantian kita akan kemuliaan-Nya. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Pete Linforth from Pixabay




