Sang Jurubicara

Viewed : 483 views

Kisah 4:20
Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.

Seorang pejabat tinggi membutuhkan orang yang akan diangkat menjadi jurubicara. Jurubicara difungsikan untuk berbicara dan menyampaikan banyak hal sehubungan dengan tanggungjawab dan aktifitas pejabat tersebut.

Kemanapun pejabat itu pergi, dia lebih sering didampingi oleh jurubicaranya. Sering pejabat itu sulit untuk ditemui, maka jurubicaralah yang akan dicari dan ditanya. Orang banyak akan datang kepadanya untuk meminta keterangan dan pendapat.

Jurubicara akan menjadi terkenal. Perkataannya akan banyak didengar oleh masyarakat. Dalam media, namanya serta penjelasannya akan selalu menjadi pembicaraan dan didiskusikan orang, bahkan menjadi referensi.

Di satu sisi sang jurubicara dekat dengan pejabat dan di sisi lain menjadi populer. Banyak orang mau dan bersedia menjadi jurubicara..


Tuhan Yesus adalah pemilik alam semesta ini. Dia telah menang. Dia Raja di atas segala raja. Dia memiliki rencana yang mulia atas segenap manusia. Dia ingin berkomunikasi dengan semua manusia untuk memperoleh keselamatan.

Untuk maksud ini, Dia membutuhkan manusia yang telah percaya untuk diangkat sebagai jurubicara-Nya… sebagai saksi-Nya. Jurubicara-Nya akan menyampaikan dan menyaksikan kebenaran yang telah diterima dan dirasakannya.

Dengan berbagai alasan dan penyebab, banyak orang tidak siap dan tidak bersedia menjadi jurubicara Kristus.

Untuk menjadi jurubicara Tuhan, tidak mesti meningalkan aktifitas dan pekerjaan serta tanggung jawab kehidupan. Kita tidak ditarik dari kehidupan yang sedang kita jalani. Kita tidak disuruh meninggalkan pekerjaan dan profesi kita, meskipun memang ada sedikit orang seperti itu, tetapi itu adalah panggilan khusus seseorang yang perlu diuji.

Kita diminta menjadi saksi-Nya di tengah-tengah aktifitas kita sehari-hari dimana kita hidup. Untuk itu warna kita jelas dan nyata sebagai anak-anak terang.

Berbeda dengan jurubicara pejabat dunia ini; jurubicara Allah bukan untuk populer dan tidaklah bermaksud untuk terkenal. Bahkan ada saatnya jurubicara Kristus harus berani bayar harga. Akan tetapi berbahagialah setiap manusia yang hidup sebagai jurubicara Allah.

1 Tesalonika 2:4
Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita.

Selamat beraktifias.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Werner Pfennig

Comments

comments