Mazmur 126:5-6
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.
Bila seorang ayah atau ibu menyuruh anak-anaknya melakukan sesuatu untuk dikerjakan, maka ada berbagai sikap dan tanggapan anak-anaknya itu…
• Ada yang merespons dengan baik dan segera melakukan apa yang disuruh
• Ada yang merespons dengan baik, tetapi menunda melakukannya, bahkan ada yang lupa
• Ada yang merespons dengan cara menunjukkan ketidaksukaannya, terlebih jika dia merasa bahwa apa yang disuruh tidak ada kena-mengenanya dengan dirinya. Dia bisa protes.
• Ada yang berdiam diri tanpa ekspresi
• Dan sebagainya.
Dari firman Tuhan kita tahu dan melihat bahwa ada sesuatu yang disuruh Tuhan untuk kita lakukan. Termasuk katagori mana respons kita seperti sikap seorang anak terhadap ayahnya dalam apa yang dilukiskan di atas?
Ada berbagai tanggapan kita terhadap perintah-Nya; ada yang taat dan bersungguh-sungguh, ada yang setengah-setengah dan sekedarnya saja, bahkan ada yang tidak mau sama sekali merespons suara Tuhan melalui firman-Nya.
Kita belum tahu dan tidak mengerti apa yang kita terima dari Tuhan kelak dalam kerajaan-Nya, dan tak usahlah dan tidaklah perlu memikirkan hal itu. Allah dengan Kebijaksanaan dan Keagungan-Nya yang sempurna akan menganugerahkan yang terbaik bagi kita. Kita percaya itu.
Allah Yang Maha Adil akan memberi dan menganugerahkan apa yang terbaik kepada kita sesuai dengan kebesaran-Nya. Yang penting marilah merespons dan melakukan apa yang Tuhan suruh.
Sebagaimana Tuhan telah dan akan terus memberi segala apa yang baik, berbuatlah apa yang terbaik kepada Tuhan dalam hidup yang singkat di bumi ini.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Prahlad Inala on Unsplash




