Orang yang Jujur

Viewed : 1,591 views

Mazmur 64:10
Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah.

Teringat dulu pengalaman seorang mahasiswa dapat nilai A. Keesokan harinya setelah nilai diumumkan, pagi-pagi benar, mahasiswa tersebut mendatangi dosennya bahwa nilainya itu tidak benar. Mestinya dapat B.

Rupanya dosen salah menginput data nilai UAS. Dimasukkan 86; harusnya 66.

Sang dosen memuji mahasiswa itu meski gradenya turun satu level. Dosen lebih fokus melihat sikap sang mahasiswa, ketimbang capaiannya.

Teman-temannya yang tahu soal nilai itu, sebagian angkat jempol memuji perbuatan mahasiswa itu. Mereka katakan haruslah begitu… benar dan jujur.

Sebagian lagi menganggap mahasiswa itu amat bodoh. Mereka mengatakan biarkan saja, itu kan rejeki. Susah dapat nilai A, dan ini adalah kesempatan baik. Jangan-jangan orang yang tanggung beriman menganggap ini jawaban doa. Tentu ini bencana rohani!

Yang penting mahasiswa itu sudah melakukan apa yang benar. Dia dipuji oleh dosennya. Ahlaknya baik. Dia dapat dipercaya.

Andaikan bentuk seperti ini dilakukan anak-anak Tuhan, bukankah ada sorak kegirangan para malaikat dan menjadi spirit baik bagi kita?

Sahabat…
Apa upah atau imbalan orang yang melakukan apa yang benar?

Mungkin pujian.
Mestinya itu prinsip kita.

Mungkin pula cercaan dan dianggap bodoh.
Itu kata dunia.

Firman Tuhan melalui pemazmur berkata ada sukacita bagi kita yang melakukan kebenaran. Meski kita tidak diuntungkan namun ada damai.

Kita telah ditebus Kristus.
Kita telah diselamatkan Kristus.
Kita telah dibenarkan Kristus.

Karena itu mari kita hidup sebagai orang benar. Mari hidup dalam kebenaran. Pegang teguh firman-Nya.

Roma 6:18
Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Samuel Regan-Asante on Unsplash

Comments

comments