Mereka Seumpama Rajawali

Viewed : 1,413 views

Yesaya 40:31
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Dalam sebuah tayangan film, ditunjukkan sekumpulan binatang yang sangat menjaga anak-anaknya dari serangan binatang buas.

Induk binatang itu menaruh anak-anaknya dalam sebuah liang di antara bebatuan yang kuat. Tempat itu dijadikan sebagai tempat berlindung terhadap cuaca buruk dan juga dari setiap binatang lain yang mungkin sewaktu-waktu datang hendak mengganggu anak-anaknya yang masih lemah.

Bila ada binatang lain menggangu, induknya akan di depan berusaha sekuat tenaga membela anak-anaknya. Kemudian ketika induk binatang itu pergi berburu untuk mencari makanan bagi dirinya dan anak-anaknya, anak-anaknya tetap tinggal di tempat tersebut.

Dengan cara seperti itu, anak binatang itu merasa terlindung dengan nyaman. Hal tersebut berlangsung dalam periode waktu tertentu sampai dianggap anak-anaknya cukup besar untuk berjuang dan mampu menjaga dirinya sendiri.

Kisah binatang di atas menjelaskan kepada kita arti dari suatu perlindungan yang memberi rasa aman dan nyaman.

Bersyukurlah karena kita memiliki Bapa yang senantiasa memperhatikan dan memelihara kita anak-anak-Nya. Dialah benteng kita yang teguh.

Meskipun mungkin sedang berada dalam masa-masa sulit seolah gelap membayangi hidup kita, tetapi kita akan tetap aman di dalam Tuhan.

Janganlah bimbang sebab Tuhan beserta kita. Sering tak terpikirkan dan tak terduga bagaimana cara Tuhan menolong kita… di luar pikiran!

Pada waktu yang tepat, Tuhan memberi pertolongan. Hanya Tuhanlah yang dapat diharapkan dan Dia dapat diandalkan. Pada Allah selalu ada harapan dan kekuatan.

Dalam Yesaya 40:31 digambarkan bahwa orang-orang yang berharap kepada Tuhan adalah seumpama burung rajawali yang mampu terbang tinggi. Apabila badai datang, burung rajawali memiliki kemampuan dengan sayapnya yang kuat untuk dapat terbang tinggi mengatasi badai yang menimpa.

Bagi kita kekuatan itu datangnya dari Tuhan. Kekuatan Tuhan tak pernah habis, bahkan dibaharui dan segar setiap hari.

Orang yang berharap kepada Tuhan akan dilindungi dan tetap Dia pelihara . Karena itu marilah kita terus berharap kepada Tuhan dan andalkan Dia sepanjang hidup kita.

Selamat berktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Richard Lee on Unsplash

Comments

comments