Tuhan Menjawab Permintaan Kita Dengan Cara-Nya

Viewed : 1,236 views

Efesus 3:20-21
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Sesuatu yang sangat kita inginkan, pasti akan selalu ada dalam hati dan pikiran kita. Sebagai orang percaya, pastilah itu kita doakan.

Apa yang kita inginkan?
Yakinkah kita akan Tuhan kabulkan?
Sudahkah ada titik terangnya?

Tentulah sebagai anak-anak Tuhan, kita akan meminta dan memohon agar apa yang kita doakan segera terkabul.

Adanya keinginan kita yang tidak / belum terkabul bukanlah karena Tuhan jauh dan tidak mendengar doa kita. Mungkin belum waktunya. Mungkin juga karena permintaan kita tidak sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki.

Yang jelas Tuhan pasti mendengar. Tuhan mampu memberi apapun yang kita minta. Bahkan Paulus katakan bahwa Tuhan dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada apa yang kita doakan atau pikirkan.

Dalam sekejap, Tuhan dapat memberikan apapun yang kita minta. Akan tetapi Tuhan sering menjawab permintaan kita dengan cara-Nya, dengan mengatakan, “tunggu!”, atau tidak!”

Di sinilah kita perlu belajar kembali tentang sifat-sifat Allah. Di sini pula kita perlu belajar rendah hati. Kita belajar untuk merendahkan diri dan membuka hati untuk memahami otoritas dan kuasa-Nya. Di sinilah juga kita belajar untuk tidak menyimpulkan tindakan Tuhan berdasarkan apa yang Dia beri, tetapi kita lebih melihat terjalinnya kedekatan kita dengan Dia melalui apapun caranya. Belajar tunduk kepada Dia. Belajar mengatakan, “Iya” kepada Tuhan jika Dia katakan, “Iya.” Belajar mengatakan, “Tidak” kalau Tuhan memang katakan, “Tidak”

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jon Tyson on Unsplash

Comments

comments