Serasa Hidup Kembali

Viewed : 643 views

1 Tesalonika 3:8-9
Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan.
Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di hadapan Allah kita?

Rasul Paulus menyatakan dia serasa hidup kembali jika iman jemaat Tesalonika tetap teguh berdiri di dalam Tuhan. Dia mengucap syukur akan hal itu.

Banyak hal yang dapat membuat iman seseorang kandas. Masalah utamanya berkaitan dengan beban dan tekanan hidup. Hal ini diungkapkan Kristus dalam perumpamaan tentang penabur benih.

Lukas 8:7, 14
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati.
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.

Sahabat, hidup kita juga mungkin bagaikan bibit yang jatuh di tempat berduri yang mau menusuk kita. Oleh karena itu biarlah firman Tuhan menjadi perisai kita dan Roh Kudus menguatkan iman kita untuk tetap kuat teguh berdiri hingga dapat berbuah berlipat ganda.

Dengan demikian, maka perkataan rasul Paulus ke jemaat Tesalonika adalah juga merupakan perkataanya kepada kita, bahwa rasul Paulus serasa hidup kembali menyaksikan keteguhan iman kita di tengah badai.
Puji Tuhan!

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Nathan McBride on Unsplash

Comments

comments