Tetap Berharap Kepada Kasih Setia Allah

Viewed : 3,238 views

Mazmur 94:18-19
Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.
Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

Siapa yang tidak pernah merasa khawatir lagi?

Siapa yang tidak pernah lagi merasa imannya lemah?

Jawabannya: tidak ada.

Ketika sedang mengalami masalah besar dan berat, dan saat itu kita disuruh jangan takut, justru sering malah kita tambah takut.

Dalam posisi terpuruk dan susah, meski kita tahu Allah baik, betapa sulitnya kita aminkan bahwa Tuhan baik. Seakan Allah baik bagi orang lain, tetapi kepada kita tidak berlaku.

Begitulah nyatanya sering keadaan kita.

Namun demikian, ayat di atas mengingatkan agar kita tetap berharap kepada kasih setia Allah.

Tuhan yang menyokong kita dengan cara-Nya. Tuhan yang menguatkan dan menghibur kita dengan penuh kasih dan setia.

Marilah kita renungkan dan yakini dengan menghafalkan Mazmur 94:18-19,
‘Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku. Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.”

Mari kita saling mendukung dan saling menopang dalam doa-doa kita agar kita dikuatkan menghadapi hari-hari kita yang penuh tantangan dan pergumulan.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Gift Habeshaw on Unsplash

Comments

comments