Ibrani 3:1-2
Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus, yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.
Untuk membuat hidup tenang, tidak harus dengan cara rumit dan biaya mahal.
Untuk dapat hidup lebih damai, tidak harus sekeliling kita yang diubah, tetapi pertama-tama yang perlu diubah adalah pola pikir dan cara pandang serta hati kita, bukan dunia ini.
Mungkin jalan hidup kita masih terasa panjang, terjal dan berbatu.
Manakah kita pilih?
Kita melapisi jalan hidup kita dengan permadani agar tidak merasakan sakit?, ataukah dengan cara melapisi hati kita dengan kulit pelapis sehingga kita kuat dan dapat bertahan berjalan melaluinya?
Cara paling baik adalah melapisi hati dan pola pikir kita dengan pelapis kokoh dan kuat. Kalau begitu, apakah pelapisnya itu ?
Pelapisnya adalah iman dan keyakinan kepada Kristus.
Menghadapi segala bentuk lapisan kehidupan yang terjal, pandanglah kepada Yesus, Imam Besar kita. Berjalanlah bersama Dia. Sertakanlah selalu Yesus dalam hidup kita dan arahkan hati kepada-Nya.
Hanyalah di dalam Yesus selalu ada jawaban dan solusi atas segala masalah kita, sepelik apapun masalah itu.
Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Manuel Rheinschmidt on Unsplash




