Kuat Dalam Keyakinan & Karakter

Viewed : 1,042 views

Roma 8:29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Kita bersyukur sebab telah dipilih Allah menjadi anak-anak-Nya.

Dengan status sebagai anak-anak-Nya, kita tidak berhenti dengan pasif saja tak berbuat apa-apa, namun kita harus terus bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Dia.

Untuk itu, hal yang paling berharga adalah meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Kristus. Dari hubungan tersebut kita akan semakin diubahkan dari sifat manusia lama.

Sebagai anak Tuhan, kita dituntut memiliki pribadi yang kuat dan berprinsip teguh, yaitu kuat dalam keyakinan dan kuat dalam karakter.

Kuat dalam keyakinan artinya apa yang kita percaya, peganglah itu kuat dan erat. Tidak mudah goyah oleh apapun. Ekstrimnya adalah biarlah kita tidak memperoleh apa-apa asalkan hubungan kita dengan Yesus terjalin baik. Yesus adalah segalanya bagi kita. Tidak ada apapun yang dapat ditukar menggantikan kedudukan Yesus dalam hidup kita.

Kuat dalam karakter dapat diartikan sebagai hidup dengan perilaku yang benar dan baik.

Boleh saja orang tidak menyukai kita karena tidak setuju dengan iman kita di dalam Yesus, namun…
• Jagalah!, janganlah sampai orang mencela kita karena perangai buruk.
• Jagalah!, janganlah orang menjauhi kita karena sikap tak terpuji.
• Jagalah!, janganlah kehadiran kita membuat orang-orang bubar jalan.
• Jagalah!, agar kehadiran kita di manapun senantiasa membawa kemuliaan dan keharuman bagi nama Tuhan.

Lukas 21:34
Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Selamat beraktifitas.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Miguel Bruna on Unsplash

Comments

comments