RENUNGAN
Yohanes 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Apa yang kita peroleh di dunia ini adalah pemberian Allah. Semua kebutuhan hidup walau itu seluruhnya hasil melalui proses kerja kita, namun kita sadari bahwa pekerjaanpun adalah anugerah-Nya juga.
Namun mengapa Yesus berkata bahwa apa yang diberikan-Nya tidak sama dengan apa yang diberikan dunia ini?
Hal ini dimaksudkan agar kita melihat dengan teliti apa sesungguhnya pemberian utama Yesus… yang mungkin belum kita terima. Jangan-jangan kita hanya melulu menginginkan dan berjuang untuk yang bukan utama?
Apa yang diberikan Yesus?
Apa yang diberikan dunia ini?
Apa perbedaanya?
Yesus memberikan manusia berkat umum dan berkat khusus.
Berkat umum antara lain adalah: kecerdasan, uang, talenta, jabatan, pangkat, kecantikan, kesehatan fisik, pekerjaan, dan sebagainya. Artinya berkat umum itu adalah sesuatu dimana orang yang tidak percaya kepada Yesus pun mendapatkannya. Dan itu diperoleh di dunia ini.
Matius 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Berkat khusus adalah anugerah keselamatan… hidup kekal. Dan ini hanya ada di dalam Yesus. Kegenapannya nanti ketika Yesus datang.
Puji Tuhan…
Jadi dalam dalam Yohanes 14:27, Yesus sedang mengarahkan pemikiran murid-murid-Nya dan segenap kita ke berkat khusus tersebut. Untuk itu Yesus memberikan diri-Nya. Yesus memberi hidup. Hidup yang diberikan-Nya kekal adanya. Inilah berkat khusus itu.
Dunia ini dalam konteks berkat umum adalah bersifat sementara. Hal-hal yang tidak selamanya dapat kita nikmati dan sebentar saja kita miliki. Ibarat sertifikat hak milik, semuanya akan balik nama.
Bayangkanlah kita saat ini memiliki mobil JAGUAR yang bagus. Tidak seterusnya mobil ini kita pakai meski mungkin pembuatnya mendesain tahan untuk 200 tahun… artinya melebihi usia kita. Mobil itu harus diwariskan… mungkin ke anak kita atau ada orang lain yang sudah menunggu. Sehabis itu kita akan berganti kendaraan yang mungkin perangkatnya sebuah peti megah disalut emas ukuran 2m x 0,5m x 0,5m.
Masalahnya adalah siapa selanjutnya yang akan menemani dan mengendalikan kita dengan tubuh yang sudah kaku?
Nah di sinilah kita diajak untuk memikirkan dan meyakini apa arti berkat khusus tadi dan apa makna Yohanes 14:27.
Para sahabat…
Di tengah-tengah kita berjuang memperoleh berkat umum dan mungkin sedang kita nikmati saat ini… janganlah lupakan berkat khusus itu agar semakin dilengkapilah sukacita dan damai sejahtera yang diberikan Yesus.
Bagi kita yang merasa belum memperoleh berkat umum itu, tetaplah berjuang, karena memang hidup di dunia ini harus berjuang. Mungkin sebentar lagi akan Allah beri. Tuhan ingin melihat sejauh mana kita berjuang.
Dan penting juga untuk dicamkan bahwa meski kita sudah berjuang habis-habisan sekuat tenaga untuk memperoleh berkat umum itu, namun belum juga kunjung tiba, bahkan mungkin tidak akan kita dapatkan… janganlah putus asa. Walau hidup kita tidak melimpah dengan berkat umum, tidaklah berarti kita dilupakan Tuhan… tidaklah mengurangi artinya kita. Asalkan berkat khusus Tuhan sudah kita dapatkan, damai sejahtera Tuhan akan melimpah dalam hidup kita. Percayalah.. ! !
Puji Tuhan….
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa.
Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




