70 x 7 = Mengampuni adalah Memurnikan Hidup Kita

Ketika Yesus berkata, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali” (Matius 18:22), Yesus seperti sedang membuka “ruang tersembunyi” di dalam batin: ruang tempat luka-luka disimpan, dihitung, dirawat, dan kadang dipelihara sebagai bukti bahwa diri benar. Rasa sakit karena perlakuan orang lain tidak berhenti pada peristiwa. Ia sering meninggalkan ikatan/belenggu—bukan ikatan fisik,…

Hari 11 – Mengampuni dan Dimerdekakan

📖 Firman:“Ampunilah, maka kamu pun akan diampuni.”— Lukas 6:37 🙏 Doa:Tuhan, aku membawa luka karena orang lain, dan juga karena kesalahanku sendiri.Tolong aku untuk melepaskan pengampunan, agar hatiku bebas.Aku tidak mau hidup dalam kepahitan.Ajari aku melepaskan, bukan karena mereka layak,Tapi karena Engkau mengampuni aku terlebih dulu.Amin. ✍️ Refleksi Pribadi:•⁠ ⁠Siapa yang perlu aku ampuni hari…

Mengampuni Itu Menyembuhkan

Para sahabat, Tuhan mengajarkan doa yang sederhana, tetapi dalam maknanya. Salah satu bagian doanya adalah, “Ampunilah kesalahan kami, Seperti kami pun mengampuni orang yang bersalah kepada kami,”Doa yang sederhana, dan bagi banyak gereja, doa ini didaraskan setiap hari minggu di dalam doa bersama jemaat, sehingga kita sering melupakan betapa dalam maknanya. *Bermula dari ketertolakan yang…