Ketika Yesus berkata, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali” (Matius 18:22), Yesus seperti sedang membuka “ruang tersembunyi” di dalam batin: ruang tempat luka-luka disimpan, dihitung, dirawat, dan kadang dipelihara sebagai bukti bahwa diri benar. Rasa sakit karena perlakuan orang lain tidak berhenti pada peristiwa. Ia sering meninggalkan ikatan/belenggu—bukan ikatan fisik,…