Tentang Kedatangan-Nya yang Kedua Kalinya

Viewed : 398 views

Matius 24:36-42
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

Baru saja terjadi gerhana bulan, yaitu kejadian alam yang menarik perhatian banyak orang. Gerhana bulan dapat diperhitungkan kapan terjadinya dan penduduk daerah mana saja yang dapat melihatnya.

Hal tersebut mengingatkan kita akan kedatangan Kristus yang kedua kalinya… yang tidak diketahui kapan.

Banyak orang, khususnya para ilmuwan bersiap jauh-jauh hari menanti dan menyambut gerhana. Mereka mengamatinya. Melakukan penelitian dan mempublikasikannya. Orang awampun juga merasa tertarik untuk mengambil foto gerhana dan dia viralkan.

Namun di sisi lain bagi kita…
● Apakah kita siap-siap untuk menantikan Dia?
● Apakah kita merindukan HARI BESAR itu?
● Apakah dengan iman kita berharap akan kedatangan-Nya yang tidak diketahui kapan namun pasti?

Gerhana akan terjadi berulang dengan perioda tertentu. Tetapi berbeda dengan kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Itulah yang kita harapkan dan rindukan agar segera terjadi sesuai janji-Nya. Setelah kedatangan-Nya, semuanya akan berakhir. Bahkan gerhanapun tidak akan pernah lagi ada.

Ingatlah selalu pesan penting Tuhan Yesus, yang berkata “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

Selamat beraktivitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments