Tetap Tinggal Dalam Yesus

Viewed : 3,337 views

Yohanes 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Merenungkan ayat di atas, kita mungkin merasa seakan bebas meminta apa saja kepada Tuhan dan pasti Dia beri. Ketika tidak diberi, maka orang menjadi kecewa. Kita bertanya-tanya apakah ayat tersebut dapat dipercaya? Dapat juga muncul perasaan tidak nyaman seolah ada yang tidak beres dalam diri kita.

Penekanan ayat ini bukanlah tentang soal apakah Allah akan memberi atau menolak perminttan kita, tetapi ditekankan bahwa kita harus tetap tinggal dalam Yesus. Sebab tinggal di dalam Yesus membuat kita aman.

Jika kita tinggal di dalam Yesus, kita tidak akan meminta sembarangan. Kita meminta sesuatu kepada Allah sebagai Bapa, dan kita sebagai anak-Nya. Artinya adalah: Allah berdaulat sepenuhnya atas kita. Terserah kepada Allah apa yang akan Dia perbuat kepada kita. Bukan kita yang yang menentukan.

Ketika Allah tidak memberi apa yang kita minta, Allah tetap benar. Kita akan tetap aman, sebab jaminan hidup bukan kepada apa yang akan Dia beri, tetapi kita aman karena kita tetap tinggal di dalam Dia… itu jaminannya!

Sesungguhnyalah Allah selalu memberi apa yang lebih baik. Dia kerap kali memberi apa yang tidak kita minta, dan ukurannya bukan keinginan.

Sekalipun Allah tidak memberi apa yang kita mau, bukanlah berati kita tidak beriman, bukan berarti kita kurang iman. Iman bukanlah soal apa yang akan Allah beri, namun iman berfokus dan bermakna kepada apa yang Allah akan lakukan sesuai kehendak dan rencana-Nya.

Kita akan damai dan bahagia jika kita ada dalam rencana-Nya, walaupun penuh tantangan.
Terpujilah Tuhan Yesus ! !

Selamat beraktivitas
Selamat melayani.

Allah menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments