Pengharapan Adalah Sauh yang Kuat & Aman Bagi Jiwa Kita

Viewed : 653 views

Ibrani 6:19a
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita.

Dalam sebuah survei di laut, suatu saat kapal harus dihentikan sejenak. Diduga di lokasi itu ada anomali yang harus diteliti ĺebih cermat. Saat berhenti, sauh dilepas agar kapal tidak bergeser terbawa oleh arus dan gelombang. Ada terasa goyangan, namun kapal terasa lebih stabil pada titik itu.

Karena ada goyangan, maka dicoba dilawan dengan gerakan tersendiri. Terasa melelahkan dan capek. Cara yang lebih baik adalah ikuti saja irama goyangan itu. Ketika irama goyangan diikuti, malah membuat ada perasaan nyaman di atas kapal itu… jadi nikmati saja.

Pengharapan diumpamakan sebagai sauh yang kuat dalam sebuah kapal. Pengharapan di dalam Yesus membuat kita kuat dan aman. Akan selalu ada arus dan gelombang hidup yang membuat perasaan kita bergoyang-goyang. Tetapi arus dan gelombang itu tidak akan membuat kita bergeser. Bersama Tuhan Yesus kita dapat tetap kuat dan kokoh.

Jangan lawan goyangan hidup dengan kemampuan sendiri. Ikuti saja irama goyangan itu. Anggap sajalah goyangan itu sebagai proses hidup yang membuat kita seolah menari-nari di bawah kasih dan rahmat Tuhan. Jadi nikmati saja.

Dengan menerima dan mengikuti irama goyangan hidup sebagai sebuah proses kehidupan bersama Yesus, maka semua goyangan berupa derita dan ratapan akan digubah Tuhan menjadi bagian irama musik indah yang membuat kita damai dan penuh sukacita.
Terpujilah Tuhan Yesus…

Mazmur 30:11-12
Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita, supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Allah menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments