Matius 14:26-27
Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut.
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”
Apa yang membuat murid-murid tidak mengenal Yesus, sehingga mereka ketakutan berteriak, “Itu hantu!”, saat Yesus berjalan di atas air?
Padahal mereka selama ini selalu bersama Yesus, dan baru saja mereka menyaksikan Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang.
Dapat kita bayangkan dan rasakan perasaan murid-murid Yesus. Seandainya kita ikut di dalam perahu itu, teriakan kita mungkin lebih seru dan lebih keras. Kita takut.
Pandangan dan pikiran serta keyakinan para murid akan Kristus belum tepat betul. Keraguan masih ada.
Begitulah juga sering gambaran dalam hidup ini. Kita takut dan tidak mampu melihat Kristus sebagaimana mestinya. Dalam ketakutan, penglihatan dan perasaan kita akan Dia kabur.
Namun seruan Yesus begitu menyejukkan, Dia berkata, “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Perkataan Tuhan Yesus membawa ketenangan bagi murid-murid. Lega perasaan mereka sebab ternyata di hadapan mereka ada Yesus.
Kepada kita juga, Tuhan Yesus senantiasa berkata, “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Biarlah seruan Yesus ini memberi kekuatan dan meneguhkan iman kita dalam setiap situasi, sebab Yesus ada di hati kita… Dia beserta kita!
๐ผ๐บ๐ค๐ธ๐ท๐ช๐ป๐ง๐ผ
Tenanglah kini hatiku
Tuhan memimpin langkahku
Di tiap saat dan kerja
Tetap kurasa tangan-Nya
Tuhanlah yang membimbingku
Tanganku dipegang teguh
Hatiku berserah penuh
Tanganku dipegang teguh
Di malam yang gelap benar
Di taman indah dan segar
Di taufan dan di laut tenang
Tetap tanganku dipegang
Tuhanlah yang membimbingku
Tanganku dipegang teguh
Hatiku berserah penuh
Tanganku dipegang teguh
๐ผ๐บ๐ค๐ธ๐ท๐ช๐ป๐ง๐ผ
Selamat Hari Minggu.
Selamat Beribadah.
Penyertaan dan damai Kristus beserta kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahรบn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




