Berdoa dan Tekun Bekerja

Viewed : 960 views

Roma 15:5-6
Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

Kita sungguh perlu bertumbuh dalam firman-Nya dan bertekun dalam seluruh sisi hidup kita…
• tekun berdoa,
• tekun bekerja,
• tekun melayani.

Ketekunan membuat usaha kita lebih berhasil. Apa yang kita kerjakan semakin optimal hasilnya. Itulah buah doa dan ketekunan kita.

Untuk bertekun, kita butuh semangat, dorongan dan tenaga. Kita butuh kehadiran Tuhan untuk memberi kekuatan khusus, sebah Allah adalah Sumber Ketekunan dan Penghiburan bagi kita. Dengan demikian kita akan merasa hidup lebih damai dan hidup rukun.

Jika kita rajin dan tekun bekerja serta diiringi dengan doa, maka kita akan jauh lebih berhasil. Hal itu akan menyukakan hati dan lega rasanya pikiran kita.

Bila kita seperti itu, maka kita tidak akan kekurangan dengan apa yang baik. Pintu rejeki akan lebih dibukakan sesuai kasih dan kebesaran-Nya. Hasilnya kita tidak kekurangan. Maka pastilah muncul kerukunan, sebab kebutuhan tercukupi. Tidak ada lagi rasa iri dan tidak ada perasaan lebih rendah satu sama lain di antara kita, sebab pada dasarnya memang kita berstatus sama di hadapan Tuhan.

Kebutuhan jasmani dan rohani akan terpenuhi bila kita:
BERDOA + TEKUN BEKERJA.
Ini rumus!
Ujung-ujungnya:
TUHAN DIPERMULIAKAN.

Yakobus 1:4
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Mari kita rajin berdoa dan rajin bekerja!

Maksimumkan usaha kita dan tetaplah bertumbuh dalam iman serta takutlah akan Allah.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singatimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by fauxels from Pexels

Comments

comments