Berjaga-jaga dan Sadar

Viewed : 2,746 views

1 Tesalonika 5:6
Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.

Suatu hari ada seseorang pergi naik angkutan umum ke sebuah tempat. Karena kelelahan, orang tersebut tertidur. Yang namanya dalam keadaan tidur, dia tidak sadar bahwa tempat yang dituju sudah terlewati, bahkan sampai di terminal terakhir baru bangun, itupun karena dibangunkan oleh sopir angkutan umum itu.

Ketika terbangun, orang tersebut sambil menyapu-nyapu matanya kemerahan, bertanya, “Sudah di mana ini?” Sopir itupun balik bertanya, “Ini sudah di terminal, memangnya bapak mau ke mana?”

Orang yang sedang tidur tidak akan sadar apa yang terjadi dengan sekitarnya seperti orang yang naik angkutan umum itu.

Tidaklah terlalu masalah besar kalau sekedar tertidur di dalam angkutan umum dalam kota. Kita dapat langsung naik kendaraan lain ke arah tempat yang hendak dituju.
Tetapi tentu masalah besar bila kita tidur dan tidak awas dengan situasi di sekitar yang membuat kita tersesat, yang membuat iman kita jatuh.

Kita bisa terlena dengan nikmatnya dunia ini. Akankah kita abaikan kebenaran yang telah kita ketahui?

Ada banyak tantangan dan godaan yang kita hadapi. Hal ini dapat membuat iman kita jatuh. Karena itu sadar dan berjaga-jaga adalah pesan penting bagi kita.

Mari kita periksa arah hidup kita dengan apa kata firman Allah? Firman Tuhan standarnya.

Karena itu betapa penting dan betapa perlunya kita harus mendengar, membaca, mempelajari, menghafalkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari… dan lakukan!

Apakah ada penyimpangan dalam hidup kita?
Kalau ada penyimpangan, kembalilah ke jalan yang benar sebelum terlalu jauh. Makin cepat sadar di awal makin mudah kembali. Ini prinsip!

Kalau tidak ada penyimpangan, Puji Tuhan… teruslah!

Kalau membingungkan, berdoalah!, sangat baik kalau bertanya dan minta nasehat kepada orang yang memahami, yang hidupnya benar dan setia, yang dia juga terus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah.

Marilah kita senantiasa:
• berjaga-jaga,
• sadar,
• waspada,
• awas,
• cermat,
• peka,
dengan seluruh proses hidup kita. Di atas itu semua, berilah keleluasaan bagi Roh Kudus untuk menerangi dan memimpin kita.
S e m o g a !

Selamat beraktifitas.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Alex Motoc on Unsplash

Comments

comments