Mari Berdoa

Viewed : 936 views

Filipi 4:6-7
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Sungguh semakin banyak saja masalah, tantangan dan pergumulan kita akhir-akhir ini. Ada sebaran virus sebagai sumber penyakit yang ditakuti dan berdampak luas ke banyak hal.

Berat atau ringan, pastilah kita terikut jadi khawatir dan cemas juga, sebab hal ini menyangkut kelangsungan hidup kita.

Dalam hal itu, biar hati kita tidak menjadi ketakutan berlebihan, sebagai orang percaya, kita harus kembali kepada keyakinan dasar kita bahwa ALLAH BEROTORITAS dalam segala hal. TUHAN BERKUASA atas apapun dan atas siapapun.

Kendali ada pada Allah. Prinsip ini penting untuk kita pahami dan yakini sedalam-dalamnya, agar kita masih bisa hidup tenang dan dapat melakukan semu aktifitas kita dengan wajar dan sebaik mungkin.

Perlu memang kita waspada dan cermat… itu harus! Sebab itu perhatikan dan lakukanlah nasihat dan petunjuk yang diberikan para ahlinya.
Jangan abaikan itu!

Berterima kasihlah atas semua upaya para penggiat ilmu yang berhubungan dengan wabah yang sedang melanda. Temuan mereka sungguh bernilai dan berharga untuk kita pakai.

Dalam hal waspada dan cermatnya kita, kita harus meyakini pertolongan dan kuasa Allah. Dengan meyakini pertolongan Tuhan, kita akan bebas dari rasa khawatir yang berlebihan.

Mari berdoa untuk menyatakan segala rasa cemas dan kebimbagan serta rasa takut kita.

Berdoalah juga agar orang-orang yang terjangkit penyakit itu, baik yang telah diketahui maupun yang belum diketahui, mereka sembuh. Itu harapan dan doa kita. Sebagai orang percaya, itulah salah satu bentuk kasih dan empati kita bagi orang yang sedang menderita.

Berdoalah juga agar para ahli yang menekuni penyakit tersebut, diberi Tuhan hikmat agar ditemukan penangkal ampuh untuk menanggulangi sebaran virus tersebut.

Seraya berdoa memohon belas kasihan Allah agar kita terhindar dari penyakit tersebut, kita diajak untuk peka dan tanggap melihat apa sesungguhnya maksud dan tujuan Allah dengan maraknya virus-virus tersebut.
Apakah mungkin ini juga sebagai pertanda akan kedatangan-Nya yang semakin dekat?

Mari merenungkan ini, agar kita semakin bijak hidup dan semakin mendekat kepada Dia, sebagaimana Dia dekat dengan kita serta hari kedatangan-Nyapun kian mendekat.

Selagi ada waktu dan kesempatan, mari kita hidup melayani. Biarlah kita semakin taat dan semakin bertekun dalam melakukan Perintah dan Amanat-Nya yang berhubungan dengan hidup kekal yang akan segera kita masuki.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan beserta dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by jacqueline macou from Pixabay

Comments

comments