Yesaya 54:10
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.
Seandainya ada gunung berpindah dan ada bukit bergoyang, pastilah hal itu menghebohkan dan menakutkan dan mengerikan bagi kita.
Kekuatan apa yang dapat membuat gunung beranjak atau berpindah?
Kekuatan apa yang dapat membuat bukit-bukit bergoyang?
Pastilah Tuhan dapat lakukan itu jika Dia mau.
Kita akan alami sebentar lagi perubahan tahun. Meski manusia mencoba memperkirakan apa saja yang akan terjadi, namun kita tidak tahu apa saja yang akan beranjak dan apa saja yang akan bergoyang-goyang di tahun yang akan datang ini.
Gunung mana yang akan meletus, bukit mana yang akan bergoyang oleh gempa misalnya, tidak sepenuhnya kita pahami itu. Bahkan lebih heboh dan lebih dahsyat dari itu bisa saja terjadi di luar dugaan dan perhitungan manusia.
Akan tetapi kabar baik bagi kita adalah sekalipun hal-hal tak terduga bakal terjadi di depan kita yang belum dipahami sepenuhnya, yakinlah bahwa kasih setia Tuhan tidak akan berubah dan tidak bergoyang. Ini jaminan bagi setiap orang yang percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus.
Oleh karena itu, di tengah perubahan dan guncangan yang terjadi, biarlah iman dan keyakinan kita tetap kokoh, kuat dan teguh, sebab kasih setia Allah tak pernah berubah. PEGANGAN-NYA yang kuat terhadap diri kita menjadi pegangan kita.
Puji Tuhan!
“Tuhan Yesus…, pegangan-Mu dan cengkeraman-Mu yang kuat, yang tak pernah beranjak dan tidak bergoyang itu akan menjadi SUMBER KEKUATAN bagiku senantiasa, Amin…”
Selamat menikmati hari terakhir tahun 2019.
Selamat menantikan tahun 2020.
Tuhan beserta kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by StockSnap from Pixabay




