Bekerjalah Sesuai Profesi & Untuk Hal-hal yang Berkaitan Dengan Kekekalan

Viewed : 253 views

Yohanes 6:27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.

Ada beberapa suku bangsa yang penduduknya sangat giat bekerja. Mereka tekun bekerja. Negara mereka maju dan makmur. Tentu ini sangat baik dan patut diteladani.

Tampak bahwa bekerja seakan menjadi hobby mereka. Berkat ketekunan mereka bekerja, negara jadi makmur. Devisa negara kuat karena produksi mereka menguasai pasar. Tentu ini patut dicontoh.

Hanya saja sayangnya dan kekurangannya adalah kebanyakan mereka bekerja sifatnya rutinitas saja. Tujuannya hanya sebatas memenuhi kebutuhan dan keinginan di dunia ini saja. Setelah hidup ini selesai, mereka tidak meyakini apa-apa. Bahkan mereka mengatakan setelah mati nanti… dibakar jadi abu dan asap…. ya sudah… selesai! Pemahamannya singkat saja.

Kita bersyukur kepada Tuhan karena kepada kita sudah dibukakan rahasia adanya kehidupan abadi. Tanpa kecuali semua kita menuju ke titik akhir masing-masing. Karena itu kita diingatkan untuk tidak hanya bekerja demi kehidupan sementara di dunia ini saja. Yesus bersabda agar kita jangan lupa bekerja dan bersiap untuk kehidupan abadi.

Mari giat dan tekun bekerja dalam profesi kita masing-masing. Mari berkarya dan lakukan yang terbaik. Berprestasilah kalau memungkinkan dan bisa. Tetap semangat untuk mewujudkan cita-cita. Akan tetapi janganlah lupa bekerja untuk hal-hal yang berkaitan dengan kekekalan. Biarlah nanti kita tidak malu pada saat Dia datang.

Selamat bekerja.
Selamat berkarya.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Allah senantiasa menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Gemini

Comments

comments